Prinsip dan Target dalam Segmentasi Pasar

Pada perkuliahan manajemen pemasaran yang dibimbing oleh dosen Bapak Amril Muhammad, SE, M.Pd,  ( Jakarta, 06/04/2011) menjelaskan mengenai prinsip dalam Segmentasi dan Target Pasar.

Semakin banyak perusahaan memilih pasar sasaran yang akan dituju, karenakan mereka menyadari pada dasarnya mereka tidak dapat melayani seluruh pelanggan dalam pasar tersebut. Terlalu banyaknya pelanggan, sangat berpencar dan tersebar serta bervariatif dalam tuntutan kebutuhan dan keinginannya. Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran. Maka perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik, sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan efisien serta mampu menyesuaikan harga bagi barang atau jasa yang ditawarkan bagi setiap target pasar. Perusahaan harus memilih target pasar yang mana yang harus kita tuju agar usaha yang kita jalankan dapat fokus pada satu sasaran karena setiap pelanggan tidak selalu memiliki selera dan kebutuhan yang sama.

Ada empat kriteria yang harus dipenuhi segmen pasar agar proses segmentasi pasar dapat dijalankan dengan efektif dan bermanfaat bagi perusahaan, yaitu:

1.      Terukur ( Measurable ), artinya segmen pasar tesebut dapat diukur, baik besarnya, maupun luasnya serta daya beli (purchasing power) segmen pasar tersebut.

2.      Terjangkau ( Accessible ), artinya segmen pasar tersebut dapat dicapai sehingga dapat dilayani secara efektif.

3.      Cukup Luas ( Substantial ), sehingga dapat menguntungkan bila dilayani dan sistemable.

4.      Dapat dilaksanakan ( Actionable ), sehingga semua program yang telah disusun unruk menarik dan melayani segmen pasar itu dapat efektif. Kebijakan segmentasi pasar haruslah dilakukan dengan menggunakan kriteria tertentu  dan ada gerak yang baik dalam mengembangkan usahanya terutama diprioritaskan  usaha yang dijalani  berbasis pada kepentingan masyarakat dan kebermanfaatan di masyarakat.

Setelah  menganalisis prinsip-prinsip dalam mempertimbangkan usaha maka langkah selanjutnya adalah  mengevaluasi usaha yang dirintis. Apakah ukuran yang dijadikan standar berhasil dan efektif. Dalam memulai usaha kita harus peka terhadap lingkungan sekitar, apakah pemilihan lokasi usaha kita tersebut didukung oleh situasi yang menguntungkan usaha kita tersebut atau tidak. Banyak usaha yang lebih memilih untuk menyewa tempat terlebih dahulu sebelum membelinya agar dapat mengetahui lokasi tersebut mendatangkan banyak pelanggan atau tidak. Selain itu kita juga harus mengetahui apa yang selalu diinginkan pelanggan seiring dengan perkembangan zaman. Dalam  berusaha kita juga harus menarik perhatian/attraktif kepada konsumen dan harus memperhatikan dinamika kebutuhan konsumen yang terjadi di pasaran. kita harus  menetapkan strategi fokus yang ingin dicapai.

Di bawah ini ada 3 cara bagaimana memposisikan usaha yang baik, antara lain :

1.       Advantage/ keuntungan competitive. Dalam berusaha kita juga harus memikirkan  keuntungan competitive yang akan dihasilkan oleh usaha yang kita jalani. Kita harus dapat mengembalikan modal yang kita keluarkan serta mendapat keuntungan.

2.       Strategi memposisikan. Strategi  yang ditetapkan dalam dunia usaha terkait dalam mempromosikan juga hal yang sangat penting. Karena posisi itu sangat menetukan tata letak keterjangkauan konsumen akan letak usaha  yang kita jalani.

3.       Communicable and profitable/Mengkomunikasikan dan menyerahkan. Dalam berusaha komunikasi lah yang terpenting agar usaha kita tetap dikenal  oleh masyarakat dan konsumen kita.  Agar usaha kita dapat dipercaya oleh konsumen dan memnerikan nilai lebih dimata konsumen.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s