Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal dalam Organisasi

Mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa dalam Pendidikan. Jakarta, (16/03/2011) Bapak Dosen Amril Muhammad, SE., M.Pd, membahas mengenai Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal Organisasi.

Dalam organisasi, lingkungan merupakan faktor utama yang mempengaruhi jalan dan bertahannya perusahaan. Persaingan yang semakin pesat karena majunya teknologi dan globalisasi akan membuat perusahaan berpikir keras guna membuat terobosan baru dan eksistensi perusahaan agar tidak perusahaan terjadi collapse

Lingkungan organisasi adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dan sebagainya yang menyangkut organisasi baik bersifat internal maupun eksternal. Lingkungan internal meliputi siapa yang berada di dalam organisasi (sumber daya manusia), kebijakan apa yang dibuat di dalam organisasi, bagaimana aspek kepemimpinan dalam organisasi itu, ketersediaan sarana dan prasarana, serta budaya organisasi. Dalam faktor internal, budaya atau lingkungan yang ditampilkan perusahaan yang berupa nilai-nilai, dibangun dengan keteladanan dan ditunjukkan oleh pemimpin dengan tampilan fisik yang meliputi warna, penempatan dan bentuk, serta membangun image yang baik dan dapat memberikan dampak yang baik pula terhadap perusahaan.

Untuk pencapaian tujuan organisasi yang baik, maka perlu diperhatikan dari titik yang paling awal dimana perekrutan seorang karyawan harus secara profesional dan penempatannya harus sesuai kompetensi yang dimiliki calon karyawan tersebut seperti istilah“The right man in the right place.” Dan tak kalah penting komitmen yang ada pada diri karyawan terhadap perusahaan, karena dengan komitmen yang tinggi karyawan kepada perusahaan, maka kerja sama akan berjalan dengan baik. Agar karyawan tetap semangat bekerja dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan serta turn over yang rendah, maka harus ada reward untuk karyawan yang bersifat materi (gaji ataupun tunjangan) dan non materi (apresiasi maupun pujian). Setelah itu, perusahaan harus memberikan kesempatan karyawan untuk promosi (kesempatan naik level). Hal tersebut berkaitan dengan pengembangan diri karyawan yang berdampak baik bagi perusahaan. Selanjutnya, sarana prasarana juga perlu diperhatikan untuk produktivitas karyawan agar terjadi kenyamanan serta keamaan dalam bekerja (transportasi maupun kecelakaan kerja yang mungkin menimpa karyawan). Selain itu, kebutuhan karyawan yang menyangkut pekerjaan juga harus terpenuhi dengan baik.

Pembahasan yang kedua mengenai kebijakan yang dibuat oleh perusahaan, terkait dengan visi dan misi perusahaan, sasaran, segmen, dan filosofi marketing sampai pada socio marketing. Visi dan misi perusahaan menggambarkan perusahaan tersebut serta sasaran yang dituju dari tujuan perusahaan. Kebijakan berpengaruh pada segmentasi pasar yang merupakan suatu proses membagi pasar ke dalam segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang menunjukkan adanya kesamaan perilaku pembeli. Filosofi pemasaran juga berkaitan dengan kebijakan yang dibuat oleh perusahaan, apakah perusahaan tersebut meningkatkan kepuasan pelanggan atau mempromosikan produk sebesar-besarnya agar perusahaan tersebut mendapat untung yang besar.

Kepemimpinan dalam perusahaan bersifat universal. Tugas kepemimpinan yakni harus mampu mengambil keputusan atau kebijakan perusahaan. Gaya pemimpin berbeda antara satu dengan yang lainny. Gaya pemimpin tersebut antara lain memberi ruang untuk kesepakatan (demokratis), berorientasi pada tugas yang dapat menyebabkan turn over tinggi, berorientasi pada sumber daya manusia seperti pembinaan pada karyawan serta yang terakhir yakni memberikan kewenangan besar terhadap karyawan. Selain itu, kompetensi teknis dan manajerial juga dibutuhkan guna mengetahui kemampuan karyawan. Pemimpin harus dapat memotivasi karyawan, mengawasi, mengevaluasi agar perusahaan dapat berjalan secara efektif dan efisien. setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Dari segi faktor eksternal yang berpengaruh dengan keberlangsungan perusahaan, antara lain faktor demografis yang meliputi populasi, banyaknya penduduk, kepadatan, lokasi , usia, jenis kelamin, ras serta pekerjaan. Selain itu terdapat pula natural environment (kemampuan membeli), technology environment, politik dan budaya. Hal tersebut perlu diperhatikan agar perusahaan dapat mencapai tujuannya dengan proses yang baik antara karyawan dan pemimpin dari perusahaan tersebut, selain itu perusahaan harus dapat beradaptasi dengan lingkungan internal dan eksternal dari perusahaan.

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s